fiber optic

                                            fiber optic

  Apa Itu Fiber Optik dan Fungsinya Dalam Jaringan Komputer

 

 kabel fiber optik adalah kabel yang digunakan untuk mengubah sinyal listrik menjadi cahaya, yang selanjutnya dialirkan dari sebuah titik (node) kepada node yang lain.

Sinyal dari fiber optik diubah kedalam bentuk cahaya melalui transmitter, untuk mengantarkan informasi data menggunakan pulsa cahaya. Transmitter adalah sebuah perangkat yang menjadi wadah awal penerimaan informasi data yang dikirimkan ke fiber optik. Transmitter pada kabel fiber optik umumnya menggunakan LED (Light Emitting Diode) atau laser.

Komponen kabel optik terdiri dari gelas silika yang mana unsur kebeningan dan kemurniannya dapat menahan cahaya dalam serat optik, karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias udara. Strukturnya ditopang oleh empat silinder berbeda ukuran, yaitu:

  1. Core (inti), sebagai pusat transmisi gelombang cahaya;
  2. Cladding (selimut), sebagai pengarah gelombang cahaya;
  3. Coating (pelapis), plastik elastis yang melindungi core dan cladding; kemudian
  4. Outer Jacket (pelapis luar), pembungkus luar kabel
     

     Sejarah Kabel Fiber Optik

      Jaringan fiber optik pertama kali dipatenkan oleh kumpulan peneliti yaitu Robert Maurer, Donald Keck, dan Peter Schultz. “Optical Waveguide Fibers” mampu membawa informasi 65.000 kali lebih banyak daripada kabel tembaga, dimana informasi yang dibawa oleh pola gelombang cahaya tersebut dapat diterjemahkan kepada suatu tujuan dalam ribuan mil jauhnya.

    Hingga kini, metode dan bahan komunikasi fiber optik yang telah diciptakan membuka jalur pintu menuju komersialisasi fiber optik, beranjak dari zaman “layanan telepon jarak jauh” menuju penyebaran informasi berbasis internet.

    Anatomi kabel fiber optik terbuat dari serat kaca beserta uraian plastik yang lebih halus dari rambut manusia, ketebalannya kurang lebih 120 mikrometer. Berbeda dengan kabel berbahan dasar tembaga, kabel fiber optik tahan terhadap gangguan.

    Indeks bias kabel fiber optik sama dengan kecepatan cahaya dalam ruangan hampa udara dibagi dengan kecepatan cahaya pada ruangan medium. 

    Seperti yang diungkapkan oleh matematikawan Belanda Willebrord Snellius, bahwa apabila seberkas cahaya masuk pada ujung fiber optik (media transparan) dengan sudut kritis, dan sinar itu datang dari medium yang memiliki indeks bias lebih kecil dari udara, menuju inti fiber optik (kuartz murni) yang mempunyai indeks bias lebih besar, maka seluruh sinar akan merambat sepanjang inti fiber optik menuju ujung yang satu.

    Dengan demikian cahaya yang dihasilkan dari dalam serat optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias udara.

       jenis jenis;

    1. Fiber Optik Single Mode (Step Index Single Mode)

      Varian ini merupakan jenis fiber optik dengan fiber tunggal, yang mana diameternya antara 8,3 - 10 mikron dengan transmisi satu mode yang mengirimkan sinyal infrared.

    1.Fiber Optik MultiMode (Step Index Multi Mode)

      Diameter core dari jenis kabel multi mode cukuplah besar yakni lebih dari 100 mikron, sehingga membuat sinyal digital dapat melewati rute utama tanpa harus melewati jalan yang berliku. 

    1.Fiber Optik Multimode Grade Index (Graded Index Multi Mode)

     Fiber optik graded index merupakan gabungan single mode dengan multimode step index. Material core pada jenis ini terisi oleh refraksi indeks yang membuat cahaya bergerak lebih pelan pada porosnya, dimana hasil dari sinyal digital mengalami distorsi yang minim.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERAWATAN DAN PERBAIKAN JARINGAN KABEL DAN NIRKABEL

JENIS JENIS TEKNOLOGI JARINGAN NIRKABEL INDOOR DAN OUTDOOR

PERANGKAT LUNAK DAN PERANGKAT KERAS KOMPUTER.